Majalah desain
Majalah desain
Kalung

Midnight Tide

Kalung Midnight Tide adalah kalung yang dibuat dari emas putih 18 karat dengan bertatahkan diamond. Perhiasan leher ini terdiri dari 79 unit yang dimodelkan satu per satu, masing-masing dicetak untuk menjalankan fungsi tertentu dan dibentuk dengan mengacu pada tulang manusia. Unit-unit tersebut saling terhubung melalui mekanisme sambungan orisinal yang terinspirasi oleh ligamen tubuh, sehingga menghasilkan ketegangan yang terkendali dan gerakan yang mengalir. Setiap unit dibuat prototipenya, dirakit, dan dicetak ulang dengan penyesuaian yang presisi, sementara sambungan-sambungannya disempurnakan secara manual. Bentuk akhirnya mengingatkan pada gerakan pasang surut laut yang menyapu bahu.

Perhiasan Beton

Eastern Blocks

Perhiasan Beton Eastern Blocks adalah koleksi perhiasan beton yang terinspirasi oleh rumah susun panel di Eropa Timur. Koleksi ini mencakup kalung dan anting yang mengikuti bentuk bangunan apartemen prafabrikasi. Beton dipilih karena materialnya ringan, non-alergenik, dan tidak mudah pecah. Setiap karya dimulai sebagai gambar tiga dimensi, dilanjutkan dengan pembuatan prototipe dan cetakan silikon untuk proses pengecoran. Bagian beton yang telah selesai kemudian disatukan dengan perak dan kulit. Koleksi ini mengajak kita memandang warisan arsitektur Eropa Timur dengan cara yang baru.

Cincin

Heart in Bloom

Cincin Heart in Bloom adalah cincin yang terbuat dari emas 18K dan dihiasi safir berpotongan bentuk hati berwarna semu persik seberat 1,1 karat. Struktur terbuka dan asimetrisnya dapat menyesuaikan berbagai ukuran jari serta tetap stabil berkat distribusi bobot yang seimbang. Safir tersebut tidak diperlakukan sebagai titik fokus yang kaku, melainkan muncul di antara bentuk-bentuk bercabang yang sebagian memeluk batu permata itu. Cabang-cabang berkarakter pahatan menjulur ke luar dan membentuk hubungan berlapis yang menghadirkan kesan ringan. Seiring bergesernya sudut pandang, hubungan ruang antara cabang-cabang dan batu permata pun turut berubah.

Cincin

Lily of the Valley

Cincin Lily of the Valley adalah cincin yang terbuat dari emas 18K, krisoberil, dan safir merah muda. Desainnya terinspirasi oleh hubungan simbiosis antara bunga lily of the valley dan stroberi liar. Ranting-ranting emas berlapis membentuk struktur asimetris yang terkendali dengan konstruksi terbuka. Bentuk terbuka ini menggantikan pengaturan batu permata tertutup yang konvensional dan memberikan kesan ringan pada cincin. Batu permata hijau dan merah muda menciptakan kontras warna yang sekaligus menjadi bagian dari struktur. Struktur terbuka tersebut juga memungkinkan cincin ini menyesuaikan berbagai ukuran jari.

Cincin Berlian

Starry Night

Cincin Berlian Starry Night adalah cincin berlian yang terinspirasi dari langit berpusar dalam lukisan The Starry Night karya Van Gogh. Bagian bahu berbentuk spiral ditatah batu-batu kecil yang menggemakan gerak langit dalam lukisan tersebut. Setelan pave tiga dimensi mengelilingi batu utama bersama batu-batu samping untuk menghasilkan pantulan cahaya yang dinamis. Batu utama ditopang oleh empat cakar guna meningkatkan penerusan cahaya. Berlian alami berpadu kontras dengan emas 18K bernuansa dingin. Setiap modul disatukan melalui sambungan purus dan lubang (mortise and tenon) yang menghasilkan permukaan mulus serta struktur yang kokoh. Lengkung bagian dalam lingkar cincin dibuat halus dan membulat agar nyaman dikenakan.

Kalung

Van Gogh's Rosebush

Kalung Van Gogh's Rosebush adalah kalung buatan tangan yang terinspirasi dari lukisan Rosebush in Blossom karya Vincent van Gogh. Kalung ini dibuat dari emas 18 karat dan mutiara biwa air tawar berbentuk button. Mutiara-mutiara tersebut mengingatkan pada bentuk membulat dan ukuran yang beragam dari bunga-bunga rose pada kanvas. Emas membentuk cabang-cabang yang menghubungkan satu mutiara dengan mutiara lainnya. Ujung kalung dapat dilepas, sehingga perhiasan ini dapat dipadukan dengan suasana hati dan garis leher pakaian yang dikenakan hari itu. Bentuknya yang sedikit melengkung membantu kalung menyesuaikan diri dengan tubuh. Rancangan ini menghadirkan pemanfaatan mutiara secara modern.